Perbedaan Sertifikat SSL Single, Wildcard, SAN / Multi Domain

Ada beberapa kegunaan sertifikat SSL yang ada saat ini dan dijelaskan sebagai berikut :

1. Sertifikat Single

Sertifikat Single sangat banyak digunakan untuk mengamankan satu subdomain pada satu nama domain. Manfaat sertifikat SSL ini adalah menambah perlindungan segera terhadap satu subdomain pada domain Anda saat ini dan masa depan.
Contoh : Budi memasang Sertifikat SSL pada domain example.com. Website Budi terjamin kerahasiaan transfer antar data nya, terutama pada subdomain www pada domain example.com

Andi mempunyai dua buah subdomain pada domain andi.com yaitu blog.andi.com dan www.andi.com. Andi harus membeli 2 pasang sertifikat SSL single validation jika ingin memasang pada kedua subdomain, yaitu pada blog.andi.com dan andi.com (www)

2. Sertifikat Wildcard

Sertifikat Wildcard - banyak digunakan untuk mengamankan beberapa subdomain dengan satu nama domain berkualifikasi tunggal yang unik. Manfaat dengan sertifikat ini adalah bahwa hal itu tidak hanya mempermudah pengelolaan sertifikat, namun juga membantu Anda dalam menurunkan biaya administrasi Anda. Ini memberikan perlindungan segera terhadap subdomain Anda saat ini dan juga untuk masa depan.
Contoh : Ariq ingin memasang sertifikat SSL pada website jualbaju.com agar website tersebut aman, namun pada website itu terdapat beberapa subdomain yang diperlukan seperti blog.jualbaju.com untuk keperluan blog dan catatan. client.jualbaju.com untuk keperluan client area, dan www.jualbaju.com untuk halaman utama. Ariq hanya perlu membeli 1 Wildcard SSL untuk mengamankan keseluruhan subdomain websitenya (*.jualbaju.com) dan tidak perlu lagi membeli satu per satu sertifikat SSL single untuk mengamankan website jualannya.

3. Sertifikat SAN / Multi Domain

Sertifikat SAN digunakan untuk melindungi beberapa nama domain dengan satu sertifikat. Mereka berbeda dari sertifikat wildcard dengan cara mereka dapat mendukung jumlah subdomain yang tidak terbatas asalkan nama domainnya sama. Sertifikat SAN hanya mendukung nama domain yang memenuhi syarat yang dimasukkan dalam sertifikat. Sertifikat SAN sangat mengesankan karena dapat mendukung lebih dari 100 nama domain berkualifikasi lengkap dalam satu sertifikat; Namun, ini bergantung pada otoritas sertifikat penerbit.


    Sertifikat SAN atau sertifikat Subject Alternate Name juga dikenal sebagai Unified Communications Certificates karena mereka terutama terstruktur untuk mendukung komunikasi real-time.


    Sertifikat SAN atau UCC paling berguna bagi bisnis atau organisasi yang ingin menggunakan akar atau nama domain yang berbeda untuk menjalankan layanan yang dihadapi oleh internet. Misalnya, jika ada organisasi yang menggunakan dua domain, domain internal - abc.exmpl.net dan domain eksternal - abc.exmpl.com maka hanya sertifikat SAN yang akan memberikan keamanan kepada komunikasi terpadu dari kedua nama domain yang memenuhi syarat ini. Sementara jika organisasi mengikuti sertifikasi wildcard, maka dibutuhkan dua sertifikat wildcard untuk .net dan .com karena keduanya adalah dua domain yang berbeda.


    Penyedia layanan aplikasi (ASP), yang menjadi tuan rumah aplikasi untuk klien yang berbeda dengan setiap klien yang menggunakan nama domain uniknya sendiri, bisa mendapatkan banyak keuntungan dengan menggunakan sertifikat SAN. Jika ASP menggunakan sertifikat SAN, mereka dapat menggunakan satu sertifikat untuk memberikan layanan keamanan kepada beberapa klien. Di sini, penting untuk dicatat bahwa segel dan sertifikat situs memberikan keamanan hanya pada nama domain utama yang dimasukkan dalam sertifikat dan bukan ke nama domain lainnya. Sertifikat hanya mencakup nama domain yang diverifikasi pada saat pembelian.


Keterbatasan sertifikat multi domain:

Sementara di satu sisi, sertifikat multi domain sangat berguna dan hemat biaya, ada beberapa keterbatasan yang perlu dijelaskan di sini.

    Sertifikat SAN tidak kompatibel dengan sertifikat wildcard. Jika Anda membeli sertifikat SAN maka masing-masing subdomain Anda harus terdaftar sebagai entri nama domain yang unik di sertifikat pada saat pembelian. Dan setiap kali Anda memutuskan untuk menambahkan atau menghapus nama domain, Anda harus memperbarui atau menyebarkan kembali sertifikat ke setiap server host.


    Ketika ASP meng-host situs web untuk beberapa klien, mereka harus menyadari bahwa semua nama domain ada di sertifikat SAN. Dan jika ASP memutuskan bahwa mereka tidak ingin satu situs muncul terkait dengan situs lain, maka ia harus menggunakan jenis sertifikat yang berbeda.

Contoh : Naufal ingin mengamankan beberapa websitenya (nauf.al, naufal.uk, naufal.id) sekaligus dalam satu sertifikat. Naufal hanya perlu membeli Sertifikat SAN / Multi Domain untuk mengamankan semua websitenya, namun Naufal harus mendaftarkan semua nama domainnya (nauf.al naufal.uk naufal.id) ketika mengaktifasi Sertifikat SAN / Multi Domainnya.
  • SSL, wildcard, san, multi domain ssl
  • 4 Users Found This Useful
Apakah ini sangat membantu?

Related Articles

Bagaimana Cara Membeli Domain di PelajarHosting

BAGAIMANA CARA MEMBELI DOMAIN DI PELAJARHOSTING?Berikut dijelaskan cara membeli domain di...

Apa itu Domain Name System (DNS) ?

Pengertian, Fungsi, dan Manfaat DNS (Domain Name System).Pengertian DNS (Domain Name System )...

Powered by WHMCompleteSolution